<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="11604">
<titleInfo>
<title>Nilai-nilai pendidikan keluarga dalam al-qur'an (studi kasus al-qur'an surat luqman ayat 12-19)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ahmad Zenal Abidin - Pemb: Prof. Dr. KH. M. Abdurrahman, MA.  - Pemb: A. Agus Halimi, Drs.,M.Ag.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Bandung</placeTerm></place>
<publisher>Universitas Islam Bandung</publisher>
<dateIssued>2013</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Tesis</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Buku Teks</form>
<extent>x, 235 hlm,; 21 x 29,5 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>NILAI-NILAI PENDIDIKAN KELUARGA DALAM AL-QUR’AN rn(Studi terhadap al-Qur’an Surat Luqman ayat 12 - 19)rnrnOLEH : AHMAD ZAENAL ABIDINrnrnPenelitian  ini  dilatarbelakangi  oleh  keprihatinan  penulis  terhadap fenomena yang ada pada masyarakat saat ini. Dekadensi moral, rendahnya SDM sampai  korban  jiwa  akibat  tawuran  pelajar,  minuman  keras  dan  obat-obatan terlarang, menuntut orang tua lebih fokus terhadap pendidikan anaknya. Orang tua yang merupakan figur sentral dalam keluarga menjadi ujung tombak keberhasilan pendidikan selanjutnya. rnPerumusan masalah dalam penelitian ini, sebagai berikut : Bagaimanakahpandangan  para  Mufassir  tentang(essensi)  Q.S.  Luqman  ayat12-19?Bagaimanakah  pandangan  para  ahli  pendidikan  tentang  pendidikan  dalamkeluarga?  Bagaimanakah  nilai-nilai  pendidikan  dari  kisah  Luqman  dalam  al-Qur’an surat Luqman ayat 12-19?rnSecara   spesifik,   tujuan   penelitian   ini   dimaksudkan   untuk :1)Mendeskripsikan pendapat para Mufassir terhadap essensi Qs. Luqman ayat 12-19. 2) Mendeskripsikan  pandangan  para  ahli  pendidikan  tentang  pendidikankeluarga. 3)  Mendeskripsikan  nilai-nilai  pendidikan  dari  kisah  Luqman  yangterdapat dalam al-Qur’an surat Luqman ayat 12-19.rnFokus permasalahan dalam penelitian ini adalah mengetahui nilai-nilai Pendidikan Keluarga dalam al-Qur’an Surat Luqman ayat 12-19. Jika dilihat dari segi  pembahasannya  penelitian  ini  termasuk  ke  dalam  penelitian  deskriptif analitik, karena penulis melukiskan, memaparkan, menganalisis   dan melaporkan penafsiran ayat-ayat al-Qur’an dari para mufassir yang terdapat dalam berbagai Kitab Tafsir dan data yang disajikan dalam bentuk kata-kata dan kalimat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Analitis  (Tahlili).  Metode analitis (Tahlili)  ialah  menafsirkan  ayat-ayat  al-Qur’an  dengan  memaparkan segala  aspek  yang  terkandung  di  dalam  ayat-ayat  yang  ditafsirkan  itu  serta menerangkan makna-makna yang tercakup di dalamnya sesuai dengan keahlian dan kecenderungan mufasir yang menafsirkan ayat-ayat tersebut. rnHasil  penelitian  ini,  mengedepankan  pendapat  para  Mufassir  tentang essensi Qs. Luqman ayat 12-19 yang berisi : Materi Keimanan yang mencakup tiga aspek yaitu : 1) Mentauhidkan Allah dan Jangan Menyekutukan-Nya, 2) Beriman Pada HariAkhir, 3) Pengenalan Nama-nama  Allah  dan  Contoh Kekuasaan-Nya.  Materi  Keislaman  yaitu 1)Perintah Mendirikan Shalat, 2) Melakukan yang Ma’ruf dan Meninggalkan yang Mungkar. Materi Ihsan, yaitu 1) Ihsan dan Akhlaq pada Allah, 2) Ihsan dan Akhlaq pada Orang Lain, 3) Ihsan dan Ahklaq pada Diri Sendiri. Kemudian penelitian ini pun menawarkan formula pendidikan yang menekankan pada aspek-aspek berikut: 1) Kepribadian seorang pendidik yang dicontohkan oleh figur Luqman. 2) Pendidikan melalui nasehat-nasehat; yang merupakan metode pendidikan untuk mengetuk perasaan anak, agar tersentuh sehingga dengan mudah menerima apa yang disampaikan. 3) Pendidikan nilai keimanan dan ketaqwaan yang mencakup pendidikan aqidah, syari'ah dan pendidikan akhlak.rn</note>
<subject authority=""><topic>Pendidikan Agama Islam</topic></subject>
<classification>297.77</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Pascasarjana UNISBA Jl. Purnawarman No.59 Bandung</physicalLocation>
<shelfLocator>297.77 ABI.n</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">14.0785</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>297.77 ABI.n</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>11604</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-06-25 10:25:31</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-04-20 10:28:26</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>